MAKALAH
PERBEDAAN ITIL DENGAN ISO 27001
Disusunoleh :
- AbdanAhkam 10117008
- Dandy Novandy 11117433
- Donny Prasetyo 11117800
- Reza Burhanudin 15117101
- Ragil Adi Wicaksono 14117879
- Muhammad Aulia Rahman 13117901
- Salim Sannigo
15117461
UNIVERSITAS
GUNADARMA
2019
/ 2020
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
LatarBelakang
Pertumbuhanteknologiinformasi
yang sangatpesatmenututseluruhaspekkehidupanuntuksemakinberkembang,
terlebihlagiperusahaan yang inginbisnisnyasemakinluas. Oleh
karenaitulahpengaplikasianteknologiinformasimerupkansebuahhal yang bersifat
‘wajib’ sebagai salah satusyarat agarperusahaansemakinberkembang dan bisa
‘bertahan’ dalamperkembanganzaman ini. Semakinbanyak dan
ketatnyapersainganantarperusahaanmerupakanfaktor lain dimanaperusahaanitusendiridituntutuntuksemakinbaikdalammennjalankanseluruh
proses bisnisnya dan juga semakincepatdalamhalpelayananpelanggan.
Sehinggadiaplikasikanlahteknologiinformasidalamseluruh proses bisnisperusahaan,
baikitu internal maupuneksternal.Information Technology Infrastructure Library
(ITIL) dan ISO 27001merupakan salah satucontohpengaplikasianteknologiinformasi
pada proses bisnisperusahaan agarproses
binissertakonsumendapatlebihterintegrasi dan semnakinberjalandenganselaras.
1.2
RumusanMasalah
1.
ApapenegertianITSM
?
2.
Apa
yang dimaksudITIL ?
3.
Apa
yang dimaksud ISO 27001 ?
4.
BagaimanaPerbedaan
ITIL dan ISO 27001 ?
1.3
TujuanPenulisan
1.
Untukmengetahuiapenegertian
ITSM
2.
Untukmengetahui
ITIL
3.
Untukmengetahuiapa
yang dimaksud ISO 27001
4.
Untukmengetahuiperbedaan
ITIL dan ISO 27001
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1
Pengertian ITSM
IT Service Management
mendukungpraktekterbaikdalammanajemen dan tata kelolainfrastruktur TI saatini,
termasukkomputerisasiinfrastruktur yang mendasarilayanantersebut (Chess et al.,
2007). Model ITSM merepresentasikanpergeseranparadigmadarifungsi TI,
karenatidakmenekankan pada manajemenaset TI dan berfokus pada
penyediaankualitaslayanan TI yang end-to-end. ITSM
merupakanpenyediakualitaslayananpelanggandenganmemastikanbahwakebutuhan dan
ekspektasipelanggansudahterpenuhisetiapwaktu (Tan et al., 2009). ITSM
memberikankeuntungandenganmembantuorganisasi TI menjadilebihfleksibel,
efisiensibiaya dan berorientasi padalayanan. ITSM
mendorongperubahandasardalamorganisasi TI,
termasukbagaimanamengelolaprosesproses, asetteknologi yang dimiliki, vendor dan
bagaimanakaryawan TImengembangkanperandalamorganisasi (Pollard et al., 2009).
2.2
Manfaat ITSM
Manajersistem TI
menghadapitantangandalamhalmengelolalayanan yang sesuaidenganukuran dan
kompleksitas yang terusberkembang. Agar kompleksitasiniselaludalampengawasan,
banyakorganisasi TI yang besarmengadopsipraktekterbaikdarimetodologi-metodologi
yang ada, disinidisebut proses formal, untukmembedakandariistilah-istilahyang
menyangkut proses TI, yang dapatdiartikanapasaja yang berasaldari
programaplikasi yang sedangberjalanmenujualurkerjamaupunpraktekterbaikapapun
(Chess, etal., 2007).
2.3
Sejarah ISO/IEC 27001
ISO 27001:2005 atau ISO
17799:2005-2 adalahsuatustandarkeamanan yang diperuntukanbagiinstitusi yang
akanmengelola dan mengontrol information security.
Standarmanagemeninformasidiperkenalkanpertama kali pada tahun 1995, Institut
Standard Britania (BSI): BS 7799. ISO 17799 standard mengenaimanagemeninformasi
pada 1 Desember 2000.
ISMS merupakansuatu
proses dan bukansuatuproduk, dalamhalinidapatdiartikansebagaisuatu proses yang
bertujuanuntukmengidentifikasikan dan
meminimalkanresikokeamananinformasisampaiketingkat yang dapatditerima, proses
dimaksudharuslahdapatdikelolasesuaidenganstandar yang telahditetapkan.Badan
Standard International (ISO) telahmemperkenalkanStandarinidengankonsep
“SistemManagemen” kedalambidangkeamanan, yang
secaragarisbesardapatdikatakansebagaisuatusPerangkat yang diambildarisistem
yang berkualitasuntukmenyimpan / memelihara proses keamanan
BAB III
PEMBAHASAN
3.1 Pengertian ITIL
ITIL
adalahsuaturangkaiankonsep dan teknikpengelolaan infrastruktur, pengembangan,
sertaoperasi teknologiinformasi (TI). ITIL
diterbitkandalamsuaturangkaianbuku yang
masing-masingmembahassuatutopikpengelolaan TI. Nama ITIL dan IT Infrastructure
Library merupakan merekdagang terdaftardari Office of Government Commerce (OGC) Britania Raya. ITIL memberikandeskripsi
detail tentangbeberapapraktik TI pentingdengan daftar cek, tugas, sertaprosedur
yang menyeluruh yang dapatdisesuaikandengansegalajenisorganisasi TI.
Pada 30 Juni 2007, OGC menerbitkanversiketiga ITIL (ITIL v3) yang
intinyaterdiridari lima bagian dan lebihmenekankan pada
pengelolaansiklushiduplayanan yang disediakan oleh teknologiinformasi. Kelimabagiantersebutadalah:
1.
Service
Strategy
Untukmemberikanpanduankepadapengimplementasi ITSM pada
bagaimanamemandangkonsep ITSM bukanhanyasebagaisebuahkemampuanorganisasi
(dalammemberikan, mengelolasertamengoperasikanlayanan TI), tetapi juga
sebagaisebuahasetstrategisperusahaan.
2. Service Design
Agar layanan TI dapatmemberikanmanfaatkepadapihakbisnis,
layanan-layanan TI tersebutharusterlebihdahulu di
desaindenganacuantujuanbisnisdaripelanggan.
3. Service Transition
Menyediakanpanduankepadaorganisasi TI untukdapatmengembangkansertakemampuanuntukmengubahhasildesainlayanan
TI baik yang barumaupunlayanan TI yang
diubahspesifikasinyakedalamlingkunganoperasional.
4. Service Operation
Merupakantahapan lifecycle yang
mencakupsemuakegiatanoperasionalharianpengelolaanlayanan-layanan TI. Di
dalamnyaterdapatberbagaipanduan pada bagaimanamengelolalayanan TI secaraefisien
dan efektifsertamenjamintingkatkinerja yang
telahdiperjanjikandenganpelanggansebelumnya.
5. Continual Service Improvement
Memberikanpanduanpentingdalammenyusunsertamemeliharakualitaslayanandari
proses desain, transisi dan pengoperasiannya. CSI
mengkombinasikanberbagaiprinsip dan metodedarimanajemenkualitas, salah
satunyaadalah Plan-Do-Check-Act (PDCA) atau yang dikenalsebagi Deming Quality
Cycle.
3.2
Pengertian ISO
ISO/IEC 20000
adalahstandarinternasionaluntuk proses ITSM. Jadibisadikatakan ISO
merupakankerangkaataubagianstandarisasidari ITSM. Standar ISO ini, didasari dan
ditujukanuntukmenggantikan BS (British Standards) 15000. ISO/IEC 20000
diperkenalkan pada bulanDesembertahun 2005 dan
digunakanuntukmenggambarkanpedoman best practice yang
terdapatdalamkerangkakerja ITI
3.3Pengertian
ISO 27001
ISO 27001 adalahsebuahmetodekhusus yang
terstrukturtentangpengamananinformasi yang diakuisecarainternasional. ISO 27001
merupakandokumenstandarsistemmanajemenkeamananinformasiatau Information
Security Management System, biasadisebut ISMS, yang
memberikangambaransecaraumummengenaiapasaja yang harusdilakukan oleh
sebuahperusahaandalamusahamerekauntukmengevaluasi, mengimplementasikan dan
memeliharakeamananinformasi di perusahaanberdasarkan ”best practice”
dalampengamananinformasi.
ISO 27001Meningkatknyakebutuhan dan penggunaan TIK
dalammenunjangaktfitasbisnissuatuorganisasiakanmeningkatkannilaidariresikoakangangguankeamananinformasitersebut.
Peningkatangangguanresiko pada organisasi yang sangatbergantung pada layanan
TIK akansangatberpengaruh pada pencapaiantujuanorganisasitersebut.ISO-27001
jauhberbedaantara ITIL v3, karena ISO-27001 adalahsebuah ‘security standard’,
sehinggamemiliki domain yang lebihkecilnamunlebihmendalamdibandingkandengan
ITIL v3.
3.4Perbedaan ITIL dengan ISO 27001
·
ITIL
dirancangsebagaikerangkakerjamanajemenlayananuntukmembantu Anda memahami“
Bagaimana Anda mendukungkegiatan proses
“, & “ Bagaimana Anda memberikanlayanan “
·
Pada
dasarnya ISO memberikankeamanan, namuntidaksecaralangsungterintegrasidalam
proses bisnis.
3.5Implementasi
ITIL dan ISO 27001
Tidakadajawabanpastitentangpertanyaanini,
karenainisangattergantung pada perusahaan Anda dan kebutuhan
Anda.SebagianbesarperusahaanmulaimenerapkanCobiTterlebihdahulukarenaiamencakupSistemInformasisecaraumum.
Dan setelahitumerekabiasanyamemilihmenerapkanantara ITIL atau
ISO-27001.Pertimbangan lain adalahITILatau ISO-27001
biasanyadilakukandenganmenggunakananggarandepartemen TI perusahaantersebut.Dari
segiimplementasinya, ITIL merupakan ITSM termudahuntukdiimplementasikan. Sebab,
ITIL bisadiimplementasikansebagian dan
tidakakanmengganggukinerjasecarakeseluruhan. Contoh :
·
Jikadepartemen
TI kekurangananggaran dan diabisamemilihuntukmenerapkanlapisan IT Service
Delivery saja, dan tahundepandiaakanmencobamenerapkan IT Release Management
atau IT Problem Management
Namun ISO-27001
cukupsulituntukdiimplementasikansecaraparsial, karenaharusmelihatlingkup proses
dalampandanganlebihbesarterlebihdahulusebelumbisadiimplementasikansecarakeseluruhan.
BAB IV
PENUTUP
4.1 Kesimpulan
ISO 27001dapatdigunakanuntukmenentukan dan
memperbaikiposturkeamananperusahaan. Sedangkan ITIL
dapatdigunakanuntukmemperbaiki proses TI untukmemenuhitujuanperusahaan
(termasukkeamanan)ITSM berfokus pada proses dan karenanyaterkait dan
memilikiminat yang samadengankerangkakerja dan metodologigerakanperbaikan
proses.Berfokus pada upayapenyediaankerangkakerjauntukmenstrukturkanaktivitas
yang terkaitdengan TI dan interaksiantarapersonelteknis TI
denganpenggunateknologiinformasi. Dan sedangkan ISO 27001 lebehberfokusseperti
:
·
Memungkinkanuntukpertukaraninformasi
yang aman
·
Memastikanbawhaorganisasimemiliki
control yang memadaiterkaitkeamananinformasi
·
Melindungiperusahaan,
aset, pemegangsaham, dan direktur
·
Meningkatkankepuasaanpelanggan
yang meningkatkanretensiklien
·
Mengelola
dan meminimalisireksposurresiko
·
Denganadanyapenerapanstandar
ISO 27001, perusahaandapatmenghidarikemungkinanbesarancamankeamanansepertitindakperusakanatauterorisme,
kebakaran, pencurian, hacking, dan kesalahanpenggunaaninformasi
4.2
Saran
Dalampenulisanmakalahinipenulismasihjauhdari
kata sempurna, oleh karenaituuntukkedepannya,
diharapkanuntukmemahamimateridenganbaik dan benar. Selainitupenyusunan jugaharusdiperhatikan ,
sehinggapembacadapatmemahamiisidarimakalahdenganmudahsertadimengerti.

Komentar
Posting Komentar